Bogoran.com – Seorang ibu yang menjadi pengemis sempat viral di media sosial karena marah-marah jika tidak diberi sedekah. Ia terekam kamera berada di sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Kota Bogor.
Ibu-ibu yang menjadi pengemis itu telah diamankan petugas Satpol PP Kota Bogor dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.
Dinsos Kota Bogor kemudian merehabilitasi ibu-ibu tersebut ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), pada Minggu, 28 April 2024.
Kepala Bidang Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Sumartini, menyatakan ibu tersebut akan menjalani rehabilitasi selama dua minggu di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Kota Bogor.
Upaya itu untuk mendapatkan perawatan dan dukungan yang diperlukan sebelum dilakukan assessment lebih lanjut terkait keluarga dan masalah yang dihadapi.
“Setelah dua minggu direhabilitasi, baru bisa mengetahui keluarganya berada di mana, kenapa masalahnya, dan lainnya,” kata Sumartini kepada Bogordaily.net (Jaringan Cekisu.com) Senin, 29 April 2024.
Langkah ini diharapkan dapat membantu ibu tersebut untuk mendapatkan bantuan, dan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi.
Selain itu, dengan menjalani rehabilitasi juga dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dampak dari perilaku mereka terhadap masyarakat sekitar.
Sementara itu identitas pengemis viral yang beberapa waktu lalu terekam kamera marah-marah jika tak diberi sedekah terungkap. Ia diketahui bernama Rosmini kelahiran Palembang, Sumatera Selatan dan kini berumur 55 tahun.
Rosmini tinggal di Jalan Jati Mekar, Desa Margaasih, Kabupaten Bandung dan sudah menikah serta tercatat sebagai ibu rumah tangga. Dari pernikahannya, Rosmini memiliki lima orang anak. (Ibnu Galansa)






